Mengenal Bakteri (Bagian Satu)

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali Imran 191)

Dari ayat yang dikutip di atas kita dapatkan informasi bahwa tidaklah sesuatu yang diciptakan Allah di alam semesta ini diciptakan sia-sia. Ciptaan Allah itu bagaimanapun pasti bermanfaat.  Apabila kita belum menemukan manfaatnya maka perlu diadakan penelitian agar dapat diketahui manfaatnya.

Salah satu ciptaan Allah yang masih terus diteliti untuk diketahui kebermaanfaatnya adalah bakteri.

Bakteri (berasal dari Bahasa Latin : Bacterium) adalah suatu mikro-organisme yang tidak memiliki selaput/membran sel  (prokariota). Organisme ini berukuran sangat kecil (mikroskopik) dan dipercaya sebagai organisme yang memiliki peran penting bagi kehidupan. Ukuran bakteri berkisar antara 100 nm sampai 5 \mum.

Struktur Bakteri (Source dreamstime)

Sebagai mikroorganisme struktur sel bakteri sangat sederhana, yaitu tanpa selaput sel, inti sel, rangka sel maupun mitokondria dan kloroplas. Namun sebagai makhluk ‘hidup’ bakteri mengandung informasi genetik berupa DNA. Walau demikian DNA bakteri tidak terlokalisasi dalam suatu tempat khusus semacam nukleus.

Berdasarkan bentuknya bakteri terbagi menjadi tiga

1. Bakteri Bacillus/batang

Bakteri batang/bacillus contohnya adalah Monobacillus atau bakteri batang tunggal. Contohnya adalah Lactobacillus, Salmonella Typhi, dan Escheria Coli.

Sedangkan Streptobacillus atau bakteri rantai batang contohnya adalah Bacillus Anthracis, Azotobacter, dan   Streptobacillus Moniliformis.

2. Bakteri Coccus/bola

Bakteri bola/cocus misalnya adalah Monococcus yaitu adalah bakteri bola dengan bentuk tunggal. Contoh dari bakteri ini adalah Neisseria Gonorrhoe. Sedangkan Dipplococcus adalah bakteri bentuk bola dua-dua contohnya adalah Dipplococcus Pneumoniae.

Bentuk lain dari bakteri coccus adalah Streptococcus, ialah bateri bentuk bola yang berko;oni membentuk rantai . Contohnya adalah  Streptococcus Pyogenes, Streptococcus Lactis, Streptococcus Thermophillus.

Sementara Staphylococcus adalah bakteri coccus yang berkoloni seperti buah anggur contohnya Staphylococcus Aurens. Ada juga bakteri coccus yang berkoloni membentuk kubus yang disebut Sarcina seperti Sarcina Sp.

3. Bakteri Spiral

Bakteri spiral ada yang berbentuk seperti kumparan yang disebut sebagai Spirochaeta contohnya adalah Treponema. Sedangkan bentuk lainnya adalah bentuk setengah lingkaran lebih yang disebut Spirillum dengan contohnya adalah Spirillum Minor. Ada juga bakteri Coma yang berbentuk setengah lingkaran seperti Vibrio Cholerae  atau Vibrio Comma

Menurut Michael Hadfield seorang Profesor dari Departemen Biologi Universitas Hawaii bahwa bakteri sangat banyak tersebar di bagian bumi manapun. Profesor yang memperoleh Ph.D dalam Ilmu Biologi dari Universitas Stanford ini menyebutkan bahwa bakteri dapat ditemukan di lapisan atmosfir terluar bumi, bebatuan di dasar laut, kutub bumi, dapur magma,  bahkan dalam setiap sel dalam tubuh manusia.

Kemudian Dr. Farida Megalini menyebutkan bahwa bakteri yang hidup di dalam dan luar tubuh kita banyaknya 10 kali lipat dibandingkan dengan jumlah sel dalam tubuh kita.

Tempat-tempat bakteri dalam dalam tubuh manusia umumnya berada dalam mulut dan lambung. Kemudian pada wanita bakteri juga terdapat pada rahim.

Berikut adalah bakteri-bakteri yang terdapat pada tubuh manusia dan beberapa manfaatnya

Lactobacillus Salivarius adalah bakteri yang berfungsi untuk mengurangi gejala perut kembung pada penderita radang atau infeksi usus.

Lactobacillus Caseii berfungsi untuk perbaikan fungsi usus, bermanfaat untuk mengurangi gejala konstipasi dan mencegah kambuhnya kanker kandung kemih. Dalam dunia industry bakteri ini digunakan untuk produksi susu juga dalam pematangan keju.

Lactobacillus Acidophillus menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Lactobacillus Plantarum umumnya ditemukan dalam air liur. Bakteri ini  adalah probiotik memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi juga barmanfaat dalam menjaga permeabilitas usus. Yaitu kemampuan usus untuk ‘mengizinkan’ nutrisi melaluinya atau menghalangi zat berbahaya bermigrasi ke tubuh yang lebih luas.

Lactobacillus Brevis menjaga ginjal dari penyakit kencing batu. Selain itu bakteri ini juga bakteri ini telah terbukti dalam menjaga kekebalan tubuh.

Lactobacillus Lactis menguraikan karbohidrat. Bakteri ini juga digunakan untuk mempertahankan plasmid yang mengandung peptida penghambat tumor.

Lactobacillus Bulgaricus pembersih racun yang masuk kedalam tubuh. Dinamakan Lactobacillus Bulgaricus karena dalam sejarahnya bakteri ini ditemukan oleh Ilya Metchnikof seorang zoologi Rusia yang meneliti kaitan umur panjang petani Bulgaria dengan kebiasaan mereka dalam mengkonsumsi Yogurt.

Streptococcus Thermophillus menyembuhkan infeksi respirasi. Selain itu bakteri ini digunakan untuk memroduksi keju rendah lemak.

Bifidobacterium Infantis adalah bakteri asam laktat yang ditemukan dimulut dan saluran pencernaan. Bakteri berguna dalam membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan membangun system Imun dalam tubuh

Bifidobacterium Bifidum adalah bakteri yang paling umum ditemukan dalam tubuh manusia. Bakteri ini bermanfaat untuk mengurangi kemungkinan diare akut dan risiko infeksi E. Coli. yang menyebabkan keracunan makanan.

Bifidobacterium Breve adalah bakteri  yang bermanfaat untuk untuk mengobati sejumlah kondisi termasuk sembelit, diare, dan sindrom iritasi usus

Selain itu ada juga bakteri-bakteri yang dipercaya sebagai ‘biang’ penyakit seperti

Dipplococcus Pneumoniae : penyakit paru-paru

Salmonela Thyposa : Tipus

Sygela Disentyae : Disentri

Varicella Zoster : Cacar Air

Rabdhovirus : Rabies

Clostridium Titani : Tetanus

Vibrio Cholerae : Kolera

(Bersambung)

13 tanggapan untuk “Mengenal Bakteri (Bagian Satu)

  • Oktober 15, 2019 pada 10:06 am
    Permalink

    Aku mempelajari tentang dasar ilmu bakteri ini sejak SMP, kemudian di SMA juga ada diulang2 dan ditambah ilmunya. Di kuliah, semakin dalam lagi. Boleh dibilang ini adalah ilmu dasar banget untuk biologi.

    Balas
  • Oktober 15, 2019 pada 11:55 am
    Permalink

    Aku salut dengan orang Biologi yg dengan sabarnya menyebutkan nama2 latin yg bikin lidah tepelekok. Hehe..

    Btw, bakteri, virus dan kuman bedanya apa y?

    Balas
  • Oktober 16, 2019 pada 3:56 pm
    Permalink

    Wah aku gak pernah apal jenis bakteri. Dasar anak IPA durhaka

    Balas
    • Oktober 17, 2019 pada 1:58 pm
      Permalink

      sama. Saya juga baru belajar lagi

      Balas
  • Oktober 16, 2019 pada 7:38 pm
    Permalink

    bakteri dulu dipelajari di pelajaran biologi SMP, dan masih tidak terlalu ingat meskipun SMA-nya mengambil konetrasi IPA

    Balas
    • Oktober 17, 2019 pada 1:55 pm
      Permalink

      Ini saya juga sedang belajar lagi

      Balas
  • Oktober 16, 2019 pada 11:22 pm
    Permalink

    Baca materi di blog ini serasa kembali ke masa-masa SMA, bakteri dan segala hal yang berhubungan dengannya. Hehehe

    Balas
    • Oktober 18, 2019 pada 8:35 am
      Permalink

      Belajar tentang bakteri ini jadi lebih aware terhadap kesehatan. Kalau difikir-fikir tidak ada di bagian tubuh ini yang tidak terkena bakteri. Semua bagian bisa terpapar.

      Balas
  • Oktober 17, 2019 pada 4:44 pm
    Permalink

    pelajaran pas SMA, pada lupa nama-namanya tapi ingat kalo bakteri itu juga ada manfaatnya, hehe

    Balas
  • Oktober 17, 2019 pada 8:50 pm
    Permalink

    Pas baca ini saya jadi teringat Acetobacter xylinum, itu bakteri baik banget, bisa bikin air kelapa jadi nata yang saya suka. Well, ilmu pengetahuan itu sangat terhampar luas. Semakin kita mempelajarinya hendaknya kita semakin mengagungkan Allah yang menciptakan ilmu pengetahuan itu.

    Balas
  • Oktober 17, 2019 pada 9:55 pm
    Permalink

    Jadi mengingatkan kembali ke zaman sekolah dulu. Hafalnya hafal di mulut saja, sekarang malah lupa bakteri ada berapa jenis

    Balas
  • Oktober 20, 2019 pada 10:58 pm
    Permalink

    wah sudah lupa jaman sma dulu belajar jenis bakteri..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas