Sabar

Sabar adalah salah satu senjata seorang muslim

Selain shalat.

Silakan buka Al Quran Surat Al Baqarah ayat 45

Masalah hidup beraneka ragam.

Hati yang lapang adalah modal agar kita mampu bertahan.

Hidup adalah tarbiyah. Hidup adalah pendidikan. Tak seorangpun didunia ini yang tidak menghadapi masalah.

Padahal semua orang ingin bahagia

Keinginan untuk bahagia yang kuat tanpa diiringi dengan sikap Taslim (berserah diri kepada Allah) akan menggerus kesabaran.

Tidak sedikit orang yang sudah beriman tergelincir jatuh karena kurangnya kesabaran

Tidak sedikit orang yang sudah beriman tergelincir jatuh kepada kekafiran karena kurangnya kesabaran

Ada yang dulu rajin ngaji, shalat berjamaah tidak putus, tetapi hidupnya miskin. Sementara dia ingin kaya. Kemudian bekerja mati-matian. Namun ia tak mampu menghadapi kesibukan dunia. Maka ia mulai masbuk. Terlambat shalat jamaah. Kemudian tidak shalat jamaah sama sekali. Lalu tali tali amalnya terlepas satu persatu

Ada juga aktifis dakwah yang terjun di dunia politik, tetapi tidak kuat menghadapi godaan kekayaan.

Ada juga seorang lelaki yang mendapat musibah, tapi ketika dalam musibah itu ia menyalahkan Allah.

Sabar itu gampang teorinya, tapi susah dipraktekkannya

Kata kunci sabar itu ada 2. Yang pertama jangan mengeluh. Dan yang kedua jangan menyerah.

Jangan mengeluh maksudnya mengeluhlah hanya kepada Allah.

Jangan menyerah maksudnya Istiqamahlah

Kata Ulama sabar itu ada 3

  1. Sabar dalam menjalankan perintah Allah

Dalam beribadah diperlukan kesabaran. Tidak sedikit orang yang sotoy bin kepo ketika kita mau berbuat baik. Ada yang mencemooh, ada yang melarang, ada yang menghakimi, ada yang yang meremehkan. Semua harus dihadapi dengan sabar

Maka jangan mengeluh. Jangan curhat. Curhatlah kepada Allah pada kerendahan sujud yang paling rendah.

Maka jangan menyerah. Keep Istiqamah. Dan yakinlah akan kebenaran yang kita pegang.

Karena ada jarak antara usaha dengan keberhasilan.

Maka keduanya harus disambung dengan sabar

Tadi sabar dalam Amal

Mestinya sabar dalam menuntut Ilmu dulu

Dalam menuntut Ilmu diperlukan kesabaran

Tidak ada orang yang langsung pinter. Dan tidak sedikit orang yang daya pemahamannya rendah. Maka kalau belajar jangan menyerah

Malu sama bayi yang belajar berjalan. Mereka jatuh. Tetapi selalu bangun. Kalau mereka jatuh terus tidak mencoba lagi, tentulah mereka tidak dapat berjalan sampai dewasa

Ada juga sabar dalam mempertahankan Hak.

Maksudnya ketika hak kita dirampas, kita wajib untuk mempertahankankannya.

Inilah beda sabar dengan nrimo

Ketika hak kita dirampas, lalu kita diam saja itu bukan sabar

Ada juga sabar dalam lisan. Ialah sabar untuk menyampaikan kebenaran

Dakwah juga harus sabar. Karena tidak mudah mengubah habit dan kebiasaan.

Nasihat yang terus menerus adalah sebuah keniscayaan

  1. Sabar dalam meninggalkan maksiat

Ini juga berat

Karena maksiat itu asik. Apalagi godaan hawa nafsu yang bikin kita kepleset. Ditambah godaan setan dan gedibalnya makin memerosokan kita ke Neraka.

Maksiat itu enak, tapi haram. Maka bersabarlah. Akan ada masanya yang haram itu jadi halal. Menyerahlah ketika setan sudah menyerah

Misalnya sabar dari menjaga lisan. Padahal hati udah gedek banget pengen damprat. Tapi emosi mesti dikontrol.

Yang ketiga adalah sabar dalam menerima ketetapan Allah. 

Sabar yang ketiga ini ada 2

  1. Sabar dalam kondisi yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya
  2. Sabar dalam kondisi yang sesuai dengan hawa nafsunya

Yang paling gampang adalah sabar dalam kondisi yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya. Ialah sabar dalam musibah. Semisal kemiskinan, kekurangan, sakit, kehilangan dll. Maka kuncinya adalah taslim.

Berserah diri kepada Allah. Dan berprasangka baik kepada Allah.

Ridha, syukur, tidak kecewa kepada Allah, dan yakin bahwa Allah adalah Yang Mengatur Alam Semesta ini

Yakin. Pasrah dengan ketetapan Allah

Tetapi jangan seperti kaum Qadariyyah. Bahwa kepasrahan itu tidak dibarengi dengan Usaha.

Usaha adalah Wajib. Berhasil adalah urusan Allah. Jangan setres dengan bayangan hasil yang terlihat mengecewakan

Jangan kecewa dengan hasil yang diperoleh.

Karena kekecewaan terhadap hidup artinya adalah ketidakmauan kita diatur sama Allah

  1. Sabar dalam kondisi yang sesuai dengan hawa nafsunya

Misalkan kekayaan, kelapangan, kesehatan, anak istri, jabatan dll

Ini yang paling berat sebenarnya.

Ini juga harus dihadapi dengan kesabaran

Karena kesabaran dalam kondisi yang sesuai dengan hawa nafsunya ini adalah istiqamah terhadap kebenaran dan menyadari bahwa bahwa kenikmatan itu adalah titipan dan Amanah Allah.

lnilah ujian untuk Raja-raja.

Apakah ketika ia memperoleh jabatan ia manfaatkan untuk meningkatkan kehambaannya atau kefiraunannya?

Nikmat yang Allah berikan mesti disyukuri. Dan makna syukur adalah mengunakan nikmat untuk beribadah

Wallahu Alam

4 tanggapan untuk “Sabar

  • November 5, 2019 pada 11:36 am
    Permalink

    Urusan sabar memang perlu dipelajari ilmunya, juga perlu usaha dalam menerapkannya. InsyaAllah, semoga kita termasuk orang-orang yang sabar.

    Balas
  • November 6, 2019 pada 7:21 pm
    Permalink

    sabar adalah 5 huruf yg membentuk kata klasik yang refleks kita ucap saat orang lain sedang ditimpa masalah. begitu kita yg kena … ternyata sabar itu berattt!

    Balas
  • November 7, 2019 pada 10:35 am
    Permalink

    diibaratkan, sabar itu adalah ujian tingkat tinggi. Karena ujiannya setiap hari dan selama masa hidup

    Balas
  • November 9, 2019 pada 5:56 am
    Permalink

    Benar sekali, Sabar memang bisa dipelajari teorinya tapi sulit dipraktekan. Mudah2an bisa belajar dan terus belajar untuk bersabar.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas