Lewat ke baris perkakas

Sayangi Jantung Anda

Penyakit Jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia. Menurut data dari Pusdatin Litbangkes Kemenkes (Pusat Data dan Informasi Litbang Kementrian Kesehatan) bahwa setiap tahunnya 63% dari keseluruhan kematian disebabkan karena PTM atau Penyakit Tidak menular. Sedangkan 50% dari kematian yang diakibatkan oleh PTM tersebut, adalah kematian karena penyakit Kardiovaskular atau penyakit yang disebabkan oleh jantung dan pembuluh darah. Contoh penyakit kardiovaskular adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, darah tinggi maupun stroke.

Namun demikian jangan dikira bahwa penyakit Jantung ini hanya diidap oleh orang yang sudah sepuh saja. Akan tetapi justru tidak sedikit anak muda yang juga menderita penyakit Kardiovaskular ini. Data dari The National Institute of Health Research and Development,  Kementrian Kesehatan 2015 menunjukan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda kisaran 25-29 tahun.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti kurangnya aktivitas fisik (33,5 %)  dan rendahnya tingkat konsumsi buah dan sayur (99,5 %) adalah faktor  utama yang menyebabkan tingginya penyakit jantung di Indonesia. Disamping itu juga kadar stress yang berlebihan pada kalangan usia 30-an juga menjadi pemicu meningkatnya penderita jantung pada usia ini. Demikian disebutkan oleh dr. Johan Winata Sp.JP(K)  FIHA pada acara peluncuran Nestle Acticor di HeartFest pada Car Free Day Jakarta.

Pada acara yang diadakan oleh Nestle Indonesia ini, Pakar Kesehatan dan Kebugaran Jansen Ongko M.Sc, R.D. memaparkan salah satu cara bijak mengelola stress  untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga.  Kebiasaan ngemil pada kelompok usia 30-an sebagai pelampiasan stress, berdampak kurang baik bagi kesehatan jantung. Hal ini karena dapat menyebabkan obesitas, penurunan aktivitas fisik yang menyebabkan pelemahan otot dan meningkatnya lemak tubuh.   Tentu metabolisme tubuh jadi terganggu sehingga menyebabkan depresi dan sakit.

Lebih lanjut Pakar Kebugaran ini menjelaskan bahwa olahraga akan menghasilkahn hormon endorphin yang salah satu manfaatnya adalah mengurangi perasaan stress. Karenanya olahraga adalah pilihan bijak untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.

Lalu olahraga yang bagaimana yang dapat dilakukan? Tentu saja olahraga yang kita senangi. Namun Pelatih yang tergabung dalam APKI ini lebih lanjut menjelaskan bahwa olahraga terbagi menjadi dua yaitu olahraga aerobik dan anaerobic. Olahraga aerobic adalah olahraga yang  berhubungan dengan jantung, paru-paru dan aliran darah seperti: Skipping, Bersepeda , Renang, Senam dan Lari. Sedangkan olahraga aerobic adalah olahraga yang berhubungan dengan kekuatan otot.

Sementara pencegahan penyakit kardiovaskular dari sisi makanan adalah dengan mengatur pola makan. Pengaturan pola makan ini untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol yang ditolelir dalam darah adalah sebesar 5 mmol/liter. Kolesterol adalah senyawa lemak yang serupa lilin dan berwarna kekuningan. Kolesterol ada yang baik dan ada yang buruk. Karenanya tubuh kita tidak bisa tidak mengandung kolesterol. Hal ini disebabkan kolesterol itu bermanfaat untuk membersihkan saluran darah dari kotoran-kotoran yang akan menghambat jalannya darah. Namun demikian  tetap saja Kolesterol ini  tidak boleh dikandung tubuh secara berlebih . Karena apabila berlebih maka akan mengendap dalam pembuluh darah. Endapan Kolesterol ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Bila terjadi penyumbatan di Jantung maka akan menyebabkan serangan jantung. Sedangkan apabila terjadi penyumbatan di Otak makan akan menyebabkan stroke.

Pada acara HeartFest yang diselenggarakan oleh Nestle Indonesia, 28 April 2019 ini, dr. Johan Winata Sp.JP(K)  FIHA menyarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah, juga karbohidrat yang banyak mengandung serat seperti oatmeal atau sereal. Selain itu juga membatasi konsumsi Ikan, daging dan telur. Dokter yang juga tergabung dalam Indonesian Hearts Association ini menyarankan penggunaan minyak zaitun untuk mengendalikan kadar lemak dalam tubuh.

Atas pertimbangan tersebut, maka Nestle Indonesia meluncurkan produk barunya yaitu Nestle Acticor. Nestle Acticor adalah minuman yang mengandung susu rendah lemak yang membantu menurunkan kolesterol. Hal ini dikarenakan Nestle Acticor mengandung Beta Glucan dan Inulin, Vitamin B1 dan B2.

Beta Glucan yang dikandung Nestle Acticor  merupakan polisakarida yang dibentuk oleh glukosa dengan ikatan beta. Ikatan beta pada beta glucan inilah yang menyebab enzim pencernaan tertipu karena tidak dapat megenali betaglukan sebagai karbohidrat.  Sehingga tidak menghasilkan kalori bagi tubuh.

Menurut US FDA (Food and Drug Administration) pada tahun 1997, bahwa asupan setidaknya 3 g dari betaglukan setiap hari akan dapat menurunkan penyerapan LDL kolesterol makanan sehingga dapat mengurangi resiko penyakit Jantung.

Sedangkan Inulin yang dikandung Nestle Acticor adalah polimer alami dari karbohidrat. Dimana inulin sebagai serat makanan dapat larut sangat bermanfaat bagi pencernaan dan kesehatan tubuh. Inulin yang larut dalam air tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan sehingga fruktosa ini dapat bertahan sampai usus besar. Di usus besar inilah inulin akan menjadi makanan bagi bakteri baik sehingga metabolisme pencernaan menjadi lancar.

Sedangkan vitamin B1 dan B2 yang dikandung yang dikandung Nestle Acticor berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi tenaga.

Peluncuran Nestle Acticor yang memiliki 4 varian rasa ini adalah perwujudan dukungan Nestle Indonesia terhadap inisiatif pemerintah yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Germas merupakan gerakan yang mendorong perilaku hidup sehat demi meningkatnya kualitas hidup dengan menerapkan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.

10 thoughts on “Sayangi Jantung Anda

  • Mei 7, 2019 pada 5:03 am
    Permalink

    Selalu suka produk Nestle, penasaran aku dg produk susu yg bantu menurunkan kolesterol Nestle Acticor ya, ntar cari ah

    Balas
  • Mei 11, 2019 pada 11:21 am
    Permalink

    Sebelum ayahku meninggal, beliau kena serangan jantung yang sampai akhirnya harus pasang ring. Semoga dengan bayaknya produk sehat untuk jantung, kita bisa menjaga jantung kita.

    Balas
  • Mei 13, 2019 pada 4:13 am
    Permalink

    Terima kasih pencerahannya, ternyata memang ada olahraga khusus untuk menyehatkan jantung dan paru-paru ya..

    Balas
  • Mei 13, 2019 pada 7:21 am
    Permalink

    Infonya bermanfaat sekali kk, jadi tertarik untuk mulai merutinkan olah raga tiap hari minimal 30 menit.

    Balas
    • Mei 21, 2019 pada 12:22 am
      Permalink

      Kangen bersepeda. Sekarang sangkin jarangnyabolahraga jalan menanjakndikit ajak cuapeknya ampuuun. Harus segera atur pola hidup sehat lg memang. Sakit jantung itu punya momok tersendiri soalnya.

      Balas
  • Mei 13, 2019 pada 7:22 am
    Permalink

    jadi tertarik untuk mulai merutinkan olah raga tiap hari minimal 30 menit. Infonya lengkap pula.

    Balas
  • Mei 13, 2019 pada 11:55 am
    Permalink

    Banyak juga manfaat acticor bagi tubuh ya Mas. Sayang di tempatku belum banyak beredar jadi belum bisa nyobain.

    Balas
    • Mei 13, 2019 pada 1:52 pm
      Permalink

      Iya. Ini produk baru. Tapi di pasar swalayan mestinya sudah ada

      Balas
  • Mei 13, 2019 pada 1:42 pm
    Permalink

    Wah, nutrisi utk jantung sekarang lebih praktis dikonsumsi ya. Jadi penasaran dg Nestle Acticor ini. Mau nyoba jg.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *