Ketika Perut dan Serpihan Kertas Menjadi Tuhan

Rasulullah saw bersabda, “Akan datang suatu zaman atas manusia, ketika perut-perut mereka menjadi Tuhan-tuhan mereka. Perempuan-perempuan mereka menjadi kiblat mereka. Dinar-dinar mereka menjadi agama mereka. Kehormatan mereka tergeletak pada kekayaan mereka.

Waktu itu, tidak tersisa iman sedikit pun, kecuali namanya saja. Tidak tersisa Islam sedikit pun kecuali ritual-ritualnya saja. Tidak tersisa Al-Quran sedikit pun kecuali pelajarannya saja.

Masjid-masjid mereka makmur dan megah, akan tetapi hati mereka kosong dari petunjuk. Ulama-ulama mereka menjadi makhluk yang paling buruk di permukaan bumi.

Kalau terjadi zaman seperti itu, Allah akan menyiksa mereka dan menimpakan kepada mereka berbagai bencana: Kekejaman para pemimpin/penguasa, kekeringan berkepanjangan, dan kekejaman para pejabat serta kezaliman para pengambil keputusan.”

Maka takjublah para sahabat mendengar pembicaraan Nabi. Mereka bertanya, “Wahai Rasul Allah, apakah mereka ini menyembah berhala ?”

Nabi menjawab, “Ya! Bagi mereka, setiap serpihan kertas dan kepingan uang menjadi berhala.”

(Hadits Mutafaqun Alaihi)

: :

13 thoughts on “Ketika Perut dan Serpihan Kertas Menjadi Tuhan

    • Juli 5, 2019 pada 9:44 am
      Permalink

      Bisa uang, bisa ijazah. Allahu ‘alam

      Balas
  • Juli 3, 2019 pada 2:21 pm
    Permalink

    Dan hal itu sudah bisa kita lihat di zaman sekarang ini. Semoga kita terhindar dari penyakit cinta kepada dunia. Aamiin ya Rabb.

    Balas
  • Juli 3, 2019 pada 10:47 pm
    Permalink

    Mungkinkah kita sudah ada di zaman itu kang? aku sering ngeri baca hadis seperti itu. Bukan karena konteksnya tetapi mengkhawatirkan apakah aku termasuk golongan yang disebutkan dalam.hadist itu

    Balas
  • Juli 4, 2019 pada 12:53 am
    Permalink

    sedikit demi sedikit sudah terjadi saat ini…

    Balas
  • Juli 4, 2019 pada 6:11 am
    Permalink

    Ya Allah. Hadist ini perlahan mulai terbukti. Lalu adakah sikap yang harus kita lakukan yang disarankan Rosululloh ketika berada di zaman ini Kang?

    Balas
  • Juli 4, 2019 pada 8:48 am
    Permalink

    Dan zaman itu sdh datang skrg. Uang sdh menjadi Tuhan di sebagian bsr tempat di dunia. Tdk lain yg dicari manusia ketika melakukan sesuatu adalah uang. Ya Allah, lindungilah kami dari perilaku begini.

    Balas
  • Juli 4, 2019 pada 10:29 am
    Permalink

    MasyaAllah, apa yang telah disabdakan Rasulullah kini nyata ya, betapa banyak orang yang menjadikan uang sebagai berhala. Kekuasaan jadi tunggangannya. Astaghfirullah, jazakallah sudah mengingatkan pakde.

    Balas
  • Juli 4, 2019 pada 11:29 am
    Permalink

    Masya Allah, merinding bacanya. Semoga kita tidak termasuk golongan yang menuhankan perut dan uang aamiin 🙁

    Balas
  • Juli 7, 2019 pada 9:40 pm
    Permalink

    Karena uang bisa merusak semuanya, persahabatan, kekeluargaan dan lainnya.

    Balas
  • Juli 7, 2019 pada 11:04 pm
    Permalink

    Semoga kita terhindar dari yg demikian… Emang sedih kalau dengan orang yang dikenal berpendidikan tapi menyembah berhala zaman now

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *